Selasa, 30 April 2013



Anak penjual minyak

Suatu hari
jarum jam menunjukan pukul 06.15
Aku bergegas berangkat sekolah.
Sesampai di sekolah untung saja .
Pintu gerbang masih terbuka .
Sehingga aku tidak terlambat.
Akhirnya pelajaran pun di mulai.
Jarum jam menujukan bel istirahat berbunyi,
Anak-anak berhamburan keluar . aku melihat.
Abang soto mie di luar gerbang lalu aku meng hampirinya. “ bang tiga ribu bang yang pedes ya” . abang soto mie sudah tau .kesukaan ku aku makan dengan dengan lahap . selesai istirahat pelajaran pun
Kembali di mulai.
Akhirnya bel pulang berbunyi anak-anak kembali .
Berhamburan keluar. saat di jalan pulang aku pun bertemu dengan. anak penjual minyak  lalu aku menghampirinya .nama kamu siapa .dik.”nama saya Reza kak mengapa .”oh nama kakak Rifky,mengapa kamu tidak sekolah dik.”saya terpaksa kak untuk membantu ibu menjual minyak.”oh mau tidak kamu berteman dengan saya.”mau kak.”kamu mau main kerumah kakak tidak .”mau kak.”ya sudah yuk.sesampai dirumah aku pun memanggil ibu  ku.”ibu aku mempunyai teman baru.”ya sudah bawa masuk sini .tante per kenalkan nama saya Reza.”oh.” rifky kamu beli minyak gih di warung.”jangan bu di temen saya aja.”memang teman kamu menjual minyak.”tentu.”ya sudah.”Reza.”apa kak Rifky.”kakak di suruh ibu beli minyak di kamu.”berapa kak.”kakak beli 2 kilo harganya berapa.”Lima belas ribu kak .”oh ini uangnya.” terima kasih kak.”sama-sama . “sudah dulu ya kak saya mau pulang dulu.”ya sudah Reza kapan-kapan nanti mampir kesini lagi ya .”ya kak ,asalammualaikum.”waalaikumsalam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar