Anak penjual minyak
Suatu
hari
jarum
jam menunjukan pukul 06.15
Aku
bergegas berangkat sekolah.
Sesampai
di sekolah untung saja .
Pintu
gerbang masih terbuka .
Sehingga
aku tidak terlambat.
Akhirnya
pelajaran pun di mulai.
Jarum
jam menujukan bel istirahat berbunyi,
Anak-anak
berhamburan keluar . aku melihat.
Abang
soto mie di luar gerbang lalu aku meng hampirinya. “ bang tiga ribu bang yang
pedes ya” . abang soto mie sudah tau .kesukaan ku aku makan dengan dengan lahap
. selesai istirahat pelajaran pun
Kembali
di mulai.
Akhirnya
bel pulang berbunyi anak-anak kembali .
Berhamburan
keluar. saat di jalan pulang aku pun bertemu dengan. anak penjual minyak lalu aku menghampirinya .nama kamu siapa .dik.”nama
saya Reza kak mengapa .”oh nama kakak Rifky,mengapa kamu tidak sekolah dik.”saya
terpaksa kak untuk membantu ibu menjual minyak.”oh mau tidak kamu berteman
dengan saya.”mau kak.”kamu mau main kerumah kakak tidak .”mau kak.”ya sudah
yuk.sesampai dirumah aku pun memanggil ibu
ku.”ibu aku mempunyai teman baru.”ya sudah bawa masuk sini .tante per
kenalkan nama saya Reza.”oh.” rifky kamu beli minyak gih di warung.”jangan bu
di temen saya aja.”memang teman kamu menjual minyak.”tentu.”ya sudah.”Reza.”apa
kak Rifky.”kakak di suruh ibu beli minyak di kamu.”berapa kak.”kakak beli 2
kilo harganya berapa.”Lima
belas ribu kak .”oh ini uangnya.” terima kasih kak.”sama-sama . “sudah dulu ya
kak saya mau pulang dulu.”ya sudah Reza kapan-kapan nanti mampir kesini lagi ya
.”ya kak ,asalammualaikum.”waalaikumsalam.